Call Center: 112 email: [email protected]

MATARAM TANGGAP COVID-19

Walikota Bagi 5 Ribu Paket Bantuan Sosial

Mataram-Walikota Mataram H. Ahyar Abduh didampingi tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota
Mataram kembali membagikan 5 ribu paket bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram, bertempat di Pendopo Walikota Mataram, Selasa (28/04/2020).

Pada kesempatan tersebut Ahyar menyempaikan pembagian bantuan JPS Kota Mataram dibagi secara bertahap.
Hal ini disebabkan karena jumlah paket yang harus disiapkan cukup banyak dan dengan waktu persiapan yang cukup terbatas.

Namun Walikota memastikan, selama bulan April 2020 penerima JPS Kota Mataram sebanyak 26 ribu Kepala Keluarga (KK) akan mendapatkan bantuan sosial, “yang penting target kita April secara bertahap, karena menyiapkan semuanya dalam waktu singkat tidak mudah” terangnya.

Dengan kondisi tersebut masyarakat yang berlum mendapatkan pembagian JPS Kota Mataram untuk bersabar dan menunggu giliran.

Adapun JPS Kota Mataram akan membagikan kepada KK yang sudah terdaftar dalam Basis Data Terpadu PKH, (Bansos Tunai), Orang Tua Jompo, Perempuan Rawan Social, Penyandang Disabilitas, Veteran, Marbot Masjid, serta Anak Yatim.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdaftar dalam penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram dipastikan dicoret. Hal ini disampaikan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh disela pelepasan bantuan lanjutan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 Kota Mataram bertempat di Pendopo Walikota Mataram, Selasa (28/04/2020).

Selain data ASN yang masuk dalam penerima JPS Kota Mataram tersebut, Ahyar juga mengakui sampai dengan saat ini, pihak Pemkot juga masih melakukan verifikasi data penerima bantuan.

Secara umum data penerima JPS Kota Mataram berasal dari beberapa sumber data diantaranya : Basis Data Terpadu, PKH, Bantuan Sosial Tunai (Bansos Tunai), Orang Tua Jompo, Perempuan Rawan Sosial, Penyandang Disabilitas, Veteran, Marbot, dan Anak Yatim. Selain dari kategori tersebut akan dilakukan pengecekan data kembali.

Adapun ASN yang masuk ke dalam daftar penerima JPS tidak masuk kriteria, dan dipastikan tidak menerima bantuan JPS.

Sebelumnya beredar di masyarakat adanya ASN aktif yang berasal dari Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang masuk kedalam penerima manfaat JPS Kota Mataram. Hal ini menjadi perdebatan ditengah proses pembagian JPS secara berangsur.

Related News